Langsung ke konten utama

Membangun Landasan Ekonomi Rakyat Melalui Zakat (Bag. 4)


…supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu… (59:7)
 

F.        ZAKAT HARUS BERJAMAAH

Telah disebutkan dalam bab terdahulu (Al-quran 9:103-104) bahwa zakat memang harus dilaksanakan secara berjamaah, yang maksudnya, para muzaqi harus membayarkan harta kena zakatnya kepada sebuah lembaga yang selanjutnya lembaga tersebutlah yang harus mengelola harta zakat guna memperoleh manfaat maksimal.
Zakat berjamaah memiliki keutamaan-keutamaan sebagai berikut :
1.      Sesuai dengan Al-Quran (9:103-104) dan Al-hadist (Al-bukhori-muslim)
2.      Keyakinan muzaqi atas hukum dan kemanfaatan zakatnya semakin besar.
3.      Nilai harta yang dikelola lebih besar. Semakin besar nilai harta yang dikelola, maka semakin luas bidang yang dapat digarap dan juga pengelolaan menjadi lebih efisien.
4.      Tidak ada kontak langsung antara muzaqi dengan mustahiq. Kontak langsung muzaqi dengan mustahiq berpotensi menimbulkan rendah diri di sisi mustahiq dan kesombongan di sisi muzaqi.
Terlepas dari pengaruh / tendensi pribadi dan lebih menjamin efektifitas dalam pengalokasian harta zakat.

Artikel ini ditulis pada Juli 1999.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Doa Pembuka dan Penutup Majelis Ceramah Pengajian

Apakah Anda mau membuka majelis, ceramah, pengajian, rapat dan sejenisnya, namun  bingung karena belum punya doa pembuka? Berikut beberapa doa pembuka untuk majelis, ceramah, rapat, dan pertemuan lainnya. Doa Pembuka Majelis Singkat الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدٰىنَا لِهٰذَاۗ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَآ اَنْ هَدٰىنَا اللّٰهُ Arab latin: "Alḥamdu lillāhil-lażī hadānā lihāżā, wa mā kunnā linahtadiya lau lā an hadānallāh" Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk," الْحَمْدُلِلَّه رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ Alhamdulillahi rabbil’aalamiin, wash-sholaatu wassalaamu ‘ala isyrofil anbiyaa i walmursaliin, wa’alaa alihi washohbihii ajma’iin ammaba’adu . Artinya: Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam. Semoga shalawat dan ...

Pandangan Tuhan menurut Agama Dunia

Tuhan menjadi topik paling sentral bahkan inti dari setiap agama. Setiap agama mendefinisikan Tuhannya masing-masing. Setiap agama membuat klaim, Tuhannya adalah yang benar dan patut disembah, sedangkan Tuhan yang lain adalah palsu. Bagaimana definisi Tuhan dalam pandangan agama-agama di dunia? Tuhan Yahudi (Yudaisme) Meski ajaran Yahudi telah diajarkan sejak Nabi Ibrahim yang hidup pada tahun 1997-1822 SM, kemudian diteruskan Nabi Yaqub dan nabi-nabi selanjutnya, namun tokoh sentral agama Yahudi adalah Nabi Musa, yang hidup pada tahun 1527-1407 SM. Maka, dari agama-agama samawi, Yahudi adalah agama pertama menurut urutan waktunya. Bagaimana Nabi Musa mendefiniskan dan mengajarkan ketuhanan kepada kaumnya?  Nabi Musa dengan tegas menyatakan bahwa Tuhan adalah Yang Maha Esa. Pernyataan yang paling terkenal tentang keesaan Tuhan dalam ajaran Musa ada dalam Ulangan 6:4, yang disebut Shema Israel:  "Dengarlah, hai Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!".  Shema Israel a...

Tujuan Hidup Kebaikan di Dunia dan Akhirat

Doa Pembuka بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِينُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ .اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لَنَا حِكْمَتَكَ، وَانْشُرْ عَلَيْنَا مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَتِكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. Allah Swt berfirman dalam surat Al-Baqarah 201: وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ "Diantara mereka ada juga yang berdoa, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab nereka" Tahukah kalian, apa tujuan hidup kita menurut al-quran? Tujuan hidup kita adalah memperoleh kebaikan hidup di dunia dan akhirat. Sebagaimana doa yang selalu kita panjatkan setiap hari, paling tidak 5 kali dalam sehari.  Kita perlu tegaskan kembali, bahwa kebaikan hidup ...