Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label book review

Sukses Bangun Bisnis dengan Digital Marketing

Sekitar sepuluh tahun yang lalu, saya terkejut dengan gaya marketing Rumah Makan Pringsewu. RM Pringsewu membangun beberapa restoran di sepanjang pantura, masing-masing berjarak sekira 100 kilometer. Di masa libur lebaran, dimana pemudik dari Jabotabek tumpah ke Jawa, RM Pringsewu membuat kampanye yang luar biasa. Sebagai informasi, pada saat itu jalan tol baru sebatas sampai Cikampek, selanjutnya ke arah timur pemudik harus melewati jalan pantura. RM Pringsewu sudah memasang banner mulai pemudik keluar Cikampek, sepanjang pantura untuk restorannya yang berada di Indramayu. Setelah melewati Indramayu, RM Pringsewu kembali pasang banner sepanjang pantura untuk restorannya yang berada di Brebes. Setelah lewat Brebes, banner kembali berderet sepanjang pantura untuk restoran yang berada di Comal, dan seterusnya. Praktis sepanjang pantura dari Cikampek sampai Jogja dipenuhi oleh banner RM Pringsewu. Berbeda dengan era sebelumnya, generasi digital saat ini punya cara yang berbeda untuk memba...

Start With Why by Simon Sinek

"We follow the leader not because we have to, but because we want to. Not for them, but for ourselves". Inilah kalimat pembuka dalam buku Start With Why, karangan penulis populer Simon Sinek, yang ceramahnya di Ted-Talk dilihat oleh jutaan orang, menempati urutan ketiga terbanyak sepanjang masa. Buku Start With Why diterbitkan oleh Portfolio/Penguin USA, pada tahun 2009. Buku setebal 246 halaman ini mulai populer di Indonesia dan menginspirasi banyak orang pada beberapa tahun terakhir. Tentunya, saya pun sangat terkesan dengan buku ini, terutama setelah membaca kalimat pembukanya. Buku ini menjelaskan cara berpikir, bertindak dan berkomunikasi seorang pemimpin agar mampu menginspirasi orang-orang di sekelilingnya. Martin Luther King, dengan kalimat populernya "i have a dream", adalah seorang pemimpin yang menginspirasi. Apple, dengan iPod dan iPhone nya, adalah perusahaan yang mampu menginspirasi, tidak hanya karyawan namun juga masyarakat luas. Wright brothers, pem...

The Infinite Game by Simon Sinek

“Kompetisi bisnis bukanlah menang atau kalah, tapi memberikan nilai yang terus membaik kepada pelanggan dan semua stakeholder”. Inilah inspirasi terbaik yang saya rangkum dari buku Simon Sinek terbaru yang laris manis, The Infinite Game. Buku setebal 250 halaman, diterbitkan oleh Portfolio/Penguin USA, pada tahun 2019. Sebelum buku ini, Simon Sinek telah menerbitkan buku laris lain yang sangat popular, yaitu StartWith Why dan Leader Eat Last . Semua buku terbitanya relatif tipis, bergaya story telling dengan tampilan sangat sederhana, sedikit gambar maupun asesoris lain. Menurut Simon, ada dua jenis permainan (game), yaitu finite dan infinite. Finite game adalah permainan yang jelas pemainnya, jelas waktunya dan jelas aturannya, sehingga jelas pula siapa yang kalah dan menang. Sedangkan infinite game adalah sebaliknya. Contoh sederhana dari definisi ini adalah kompetisi Microsoft versus Apple. Microsoft berjuang keras menciptakan Zune untuk mengalahkan iPod dari Apple, namun pada s...

The Leader Who Had No Title

The Leader Who Had No Title, adalah buku yang cukup ringkas, karena hanya 260 halaman (versi bahasa Indonesia), mudah di baca dan dipahami, mudah di summary-kan dan di ingat pokok materinya. Namun demikian, buku ini betul-betul saya rekomendasikan untuk Anda semua, karena pokok materinya yang sangat bagus, dan banyak sekali memuat kalimat-kalimat inspiratif. Anda dapat menjadikan buku ini sebagai pedoman praktis untuk terus mengembangkan diri, memupuk kepemimpinan diri, sekali pun Anda bukan seorang pimpinan formal. Buku ini di tulis oleh konsultan kepemimpinan ternama dunia, Robin Sharma, pada tahun 2010. Selanjutnya diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Bentang Pustaka pada Januari 2019. Pada bagian akhir buku ini, Anda bisa mendapatkan berbagai referensi dan komunitas tentang kepemimpinan yang membantu Anda belajar lebih lanjut tentang kepemimpinan tanpa jabatan. Pelajaran Pertama . Kita tak butuh jabatan untuk menjadi pemimpin. Berikut adalah langkah yang perlu Anda lakukan unt...

Homo Deus

Buku Homo Dues adalah kelanjutan dari buku Homo Sapiens, yang sangat fenomenal, menjadi best seller international, di cetak dalam puluhan bahasa dan terjual puluhan juta di seluruh dunia. Buku luar biasa ini ditulis oleh seorang profesor muda, ahli sejarah dunia, kebangsaan Israel, Yuval Noah Harari. Buku ini saya sebut luar biasa, bukan saja karena prestasi penjualannya di seluruh dunia, tapi karena saya telah membaca dan merasakan sendiri kedalamannya. Buku ini, seperti halnya Homo Sapiens, sangat inspiratif, berwacana luas, dan ditulis dengan gaya bahasa populer yang sangat enak dibaca, seperti mengikuti novel. Buku Homo Sapiens menjelaskan sejarah mula manusia, sejak pertama hidup di muka bumi pada 2,5 juta tahun yang lalu, hingga hari ini. Sedangkan buku Homo Dues menguraikan prediksi penulis, akan kemana arah kehidupan manusia di masa mendatang? Berikut resume dari buku setebal 500 halaman ini. Pada periode sebelum hari ini, manusia berjuang melawan tiga musuh bebuyutannya,...

Power Values & Competence

Kali ini saya akan menulis rangkuman dari buku karya Dr. Prasetio dengan judul buku yang sama dengan judul di atas. Buku setebal 350 halaman ini diterbitkan oleh Rayyana pada akhir tahun 2018. Buku ini membahas kondisi pengangkatan dan pemberhentian direksi BUMN yang dianggap kurang ideal, menurut penulis. Dr Prasetio layak membasa materi tersebut, karena karirnya bisa dibilang lengkap. Mengawali karir dari perusahaan swasta, merangkak naik sampai direksi, kemudian berpindah menjadi direksi di beberapa BUMN, terakhir menjadi Dirut Percetakan Uang Negara, dan selanjutnya melanjutkan karir menjadi pengajar di perguruan tinggi hingga menjadi Guru Besar. Penulis menyatakan tidak ideal, karena menurutnya, seharusnya pengangkatan dan pemberhentian direksi BUMN berbasis pada values dan kompetensi. Namun, fakta saat ini, pengangkatan dan pemberhentikan direksi BUMN di dominasi oleh faktor power atau intervensi. Karenanya, Penulis merekomendasikan berbagai cara untuk memperbaiki kondisi ...

Digital Business Valuation

Buku bagus Digital Business Valuation, ditulis oleh teman sekaligus bos saya,  Edi Witjara . Buku setebal 454 ini menjelaskan (lebih tepatnya menemukan) lima variabel yang digunakan untuk menghitung valuasi bisnis digital (utamanya start-up), lengkap dengan 20 indikatornya. Lima variabel tersebut adalah inovasi strategis (dengan lima indikator), kemitraan bisnis (dengan empat  indikator), lingkungan industri (dengan enam indikator), aset perusahaan (dengan dua indikator), dan terakhir valuasi bisnis (dengan tiga indikator). Inovasi strategis dan kemitraan bisnis, disebutnya sebagai variabel yang paling utama. Dengan memahami lima variabel tersebut, diharapkan para calon investor bisa mengerti dengan lebih detail target perusahaan yang akan diakuisisi, sehingga tidak merasa beli kucing dalam karung. Sementara bagi para pelaku start-up, mereka akan lebih paham, hal apa yang perlu menjadi fokus untuk digarap dan dikerjakan agar bisnisnya terus berkembang menjadi sta...

Uplifting Service

Buku Uplifting Service menjadi rujukan banyak konsultan global, juga menjadi rujukan bagi banyak perusahaan, Termasuk Telkom Indonesia. Buku ini sebetulnya sudah cukup lama, terbit pertama tahun 2012, hasil tulisan Ron Kaufman (RK). Namun buku ini mulai populer di Indonesia sekitar tahun 2015. Buku setebal 300 halaman ini terkenal melalui teori The Six Level of Service , yang banyak di adopsi banyak konsultan dan perusahaan. Isi utama buku ini adalah pedoman lengkap, bagaimana sebuah organisasi dapat mengangkat kualitas pelayanan (service) ke level yang lebih tinggi. Service sendiri di definisikan oleh RK sebagai berikut, service is talking action to create value for someone else . Pedoman tersebut di bagi menjadi lima bagian, yaitu Why, Lead, Build, Learn dan Drive. Why . adalah filosofi, yang mendasar keinginan organisasi untuk mengangkat level pelayanannya. Organisasi harus punya alasan kuat, karena tanpanya, pasti tidak akan berhasil. Beberapa contoh alasan adalah: kenap...

Self Driving - Menjadi Driver atau Passenger?

Self Driving. Inilah judul buku karangan Rhenald Kasali, yang kali ini akan saya bagikan kepada para pembaca. Buku setebal 270 halaman ini dicetak pertama kali tahun 2014. Memang tergolong laris, karena buku yang saya baca merupakan cetakan ke-22, dan disampulnya juga tertulis National Best Seller . Belum genap lima tahun sudah cetak ke-22, artinya buku ini cukup bagus, paling tidak banyak yang membacanya. Pesan dalam buku ini sangat bagus, sesuai dengan judulnya, mau pilih jadi driver atau passenger. Dan seluruh isi buku ini, dari halaman satu sampai 270, adalah kupasan dari judul tersebut. Karena alur ceritanya sangat gampang ditebak, buku ini bisa dibaca dengan mudah dan cepat. Bahkan, dengan metode speed reading , saya bisa membacanya dalam sehari, selesai seluruhnya. Penulis menyebutkan, sifat-sifat passenger adalah tidak berpikir, tanpa inisiatif, pasrah menerima keadaan, boleh ngantuk bahkan tertidur, tidak berani ambil resiko. Sebaliknya, sifat driver adalah selalu berpik...

99 Inspirasi Harian Pengembangan Diri dan Kepemimpinan

Pada tulisan kali ini, kami sajikan inspirasi-inspirasi harian untuk para pemimpin. Seluruh kalimat inspirasi disarikan dari buku populer The Maxwell Daily Reader, yang ditulis oleh John C. Maxwell. Pada buku ini, Maxwell menuliskan 365 judul artikel untuk menjadi bacaan harian selama setahun. Tidak semua artikel di sajikan di sini, namun hanya menampilkan 99 quotes yang sangat inspirasional, khususnya buat saya sendiri. Semoga menjadi inspirasi kuat bagi pembaca semua. Selamat membaca.         Pengembangan Diri: Jangan pernah mencoba menaklukkan dunia, sebelum Anda membereskan hal-hal kecil di dalam diri Anda. Dunia akan berbentuk sesuai pikiran Anda. Selama 30 detik pertama bertemu orang asing, carilah cara untuk membuat mereka tampak baik Buatkan keputusan untuk hidup bersama dengan orang-orang yang optimis Perbedaan orang rata-rata dengan orang berhasil adalah persepsi dan respon mereka terhadap kegagalan Keluarlah dari rutinitas dan jumpai orang...

Natural Leader

Natural Leader adalah judul buku terjemahan. Judul aslinya adalah Why some people lead, why some people follow, and why it matters. Buku keren ini ditulis oleh Mark Van Vugt and Anjana Ahuja, tahun 2010. Edisi terjemahan dicetak pertama kali oleh Gramedia tahun 2015 setebal 331 halaman. Sesuai dengan judul aslinya, buku ini mengupas secara filosofis, kenapa dalam suatu komunitas selalu muncul pemimpin dan sekaligus pengikut. Kepemimpinan adalah bagian tak terpisahkan dari komunitas (atau kumpulan) manusia. Kepemimpinan muncul bersamaan dengan kebutuhan manusia untuk bertahan hidup dan ber-reproduksi. Tanpa kepemimpinan, kelompok sosial manusia tidak akan bertahan dan punah. Dengan kepemimpinan itulah, manusia menemukan cara untuk bertahan hidup dan berkembang. Karena dengan kepemimpinan itulah, mereka bisa saling koordinasi, mendapatkan orang terbaik, menggabungkan kekuatan dari orang-orang terbaik dan akhirnya bertahan dan reproduksi. Penulis menjelaskan teorinya melalui riset ...

Mindsets for Success

Kali ini saya akan mereview, atau lebih tepatnya meresume isi buku karya Awang Surya dengan judul Mindset for Success. Buku setebal 177 halaman ini sebetulnya sangat sederhana, dan isi yang disajikan juga sederhana. Seluruh isi buku ini, sepertinya merupakan ungkapan dari pikiran penulis yang sudah cukup makan garam dalam kehidupan. Nampaknya buku ini bukan merupakan buah riset atau penelitian yang mendalam.  Namun demikian, buku ini cukup bagus, karena dekat dengan kehidupan kita. Dan salah satu kelebihan buku ini adalah menampilkan quotes yang relatif banyak dan faktual. Buku ini kami rekomendasikan bagi anda yang ingin membaca buku ringan. Pada bagian awal, buku ini menjelaskan, kepada lebih banyak orang bernasib buruk? Nasib buruk bukan karena kodrat Tuhan, atau karena kesalahan orang lain, namun karena kesalahan kita sendiri. Kesalahan tersebut di bagi menjadi 4 kelompok, yaitu: Kesalahan pikiran, meliputi:pikiran menentukan nasih, pikiran akan menarik sega...

Leaders Eat Last

Berawal dari googling tentang leadership, saya mendapatkan banyak review positif perihal buku ini. saya coba lihat di Amazon, ternyata memang laris. Saya tergerak untuk membeli online. Wait...saya coba googling di toko buku lokal, eh...ternyata ada. Buku ini ditulis oleh Simon Sinek, terbit Februari 2017. Orang ini cukup populer di You Tube, karena ceramahnya tentang Leadership banyak di tonton orang. Terutama ceramah di forum TED Talk. Berikut adalah cuplikan kalimat-kalimat keren dalam buku tersebut. When the people have to manage dangers from inside the organization, the organization itself becomes less able to face dangers from outside. Agar perusahaan mampu menghadapi berbagai tantangan eksternal, perusahaan harus mempu memberi saya aman, the circle of safety, kepada seluruh pegawai dan sistem di dalamnya. Every single employee is someone's son or someone's daughter. Like a parent, a leader of a company is responsible for their precious lives. Treat people like ...