Skip to main content

Kembangkan Organisasi melalui Pemimpinnya

Satu-satunya cara untuk mengembangkan organisasi Anda adalah dengan mengembangkan pemimpin yang menjalankannya. Begitulah salah satu kalimat yang baru saja saya baca dari buku The 360
Leader, John C. Maxwell.

Kalimat tersebut betul-betul menyentuh pikiran saya. Karenanya, saya merasa perlu merenungkan dalam-dalam makna kalimat tersebut untuk beberapa menit. Akhirnya pikiran saya berhenti pada pekerjaan yang saya tangani saat ini.

Sebagai pemimpin unit, saat ini saya sedang berusaha keras melipatgandakan pendapatan dan penjualan, untuk mengejar target perusahaan. Berbagai upaya sudah saya lakukan, tapi sejauh ini masih jauh dari memuaskan.

Saya telah melipatgandakan jumlah titik penjualan, namun hasilnya tidak berlipat. Beberapa titik penjualan cukup produktif, namun sebagian besar lainnya justru buang-buang uang.

Setelah merenungi kalimat di atas, saya tersadar, memang jumlah titik penjualan telah bertambah banyak, namun orang-orang hebat masih relatif sama. Karenanya wajar, jika hasil akhirnya tidak banyak berbeda.

Untuk melipatgandakan hasil penjualan, memang perlu melipatgandakan titik penjualan. Namun ternyata, yang jauh lebih penting adalah melipatgandakan jumlah orang hebat.

Jadi benar kalimat John C. Maxwell di atas, untuk mengembangkan organisasi, Anda perlu mengembangkan orang-orangnya, lebih khusus pemimpinnya.

Comments

Popular posts from this blog

The 360 Leader - John C Maxwell

Hampir semua pemimpin memiliki pimpinan yang lebih tinggi. Bolehlah dibilang, tidak ada pemimpin yang tidak memiliki pemimpin diatasnya. Karenanya, buku The 360 Leader karangan John C. Maxwell ini sejatinya adalah untuk semua pemimpin, bukan hanya untuk para manajer yang selalu berada di bawah para pemilik perusahaan. Pun demikian, penjelasan buku ini memang lebih difokuskan kepada para manajer, senior manajer dan para pemimpin sejenis dalam perusahaan yang berada di bawah kepemimpinan orang-orang di atasnya. Buku setebal 400 halaman ini mengawali penjelasanya dengan 7 mitos tentang memimpin dari bagian tengah. Berikutnya menjelaskan tantangan yang dihadapi pemimpin 360 Derajat. Pada bagian ketiga dijelaskan bagaimana memimpin ke atas. Bagian keempat dan kelima menjelaskan praktik memimpin ke samping dan ke bawah. Pada bagian akhir dijelaskan nilai-nilai pemimpin 360 Derajat. Prinsip utama dari kepemimpinan 360 derajat adalah bahwa pemimpin bukanlah posisi, melainkan pe

Empat Komponen Manusia

Banyak referensi tentang kehidupan manusia telah saya pelajari, khususnya dari buku-buku tasawuf. Sejauh ini saya pahami bahwa manusia memiliki tiga komponen yang tidak terpisahkan, yaitu fisik, akal dan ruh. Alhamdulillah, pada renungan saya di segmen terakhir bulan ramadhan 1432 H ini, terbuka pemahaman baru mengenai komponen pembentuk manusia. Tentu saya meyakini kebenaran pemahaman ini, tapi bagaimana pun saya tetap membuka kemungkinan adanya pemahaman yang lebih baik. Manusia terbentuk dari empat bagian atau komponen yang tidak terpisahkan, yaitu: Pertama, Fisik atau jasad. Inilah bagian paling mudah dikenali. Fisik merupakan komponen utama dari semua makhluk di bumi ini. Melalui fisik inilah keberadaan makhluk di bumi dapat dilihat, dirasa dan dikenali. Karena komponen fisik ada di seluruh makhluk bumi, baik makhluk hidup maupun mati, maka tingkatan fisik merupakan tingkatan terendah, setara dengan tingkatan tumbuhan, hewan, tanah dan seterusnya. Kedua, Nyawa at

Alternatif Investasi Saham

Berikut ini adalah inspirasi bisnis bagi para investor (bukan trader) saham. Saham Telkom saya jadikan sebagai salah satu contoh, namun pastinya banyak saham lain yang serupa atau lebih bagus darinya. Benar, apa yang dikatakan investor kawakan Warren Baffett, " Our favorite holding period is forever ", quote lainnya antara lain, "Beli saham layaknya Anda akan membeli rumah. Memahami dan menyukainya sehingga Anda akan puas memilikinya". Jika Anda berinvestasi saham Telkom pada saat IPO tahun 1995, Anda akan merasakan super gembira, karena saat ini, nilainya sudah naik 21 x dari dinilai awalnya. Kok 21 x, bagaimana perhitungannya? Sejak saham IPO tahun 1995, Telkom telah membagi saham bonus sekali dan melakukan stock split dua kali. Jika saat IPO Anda membeli saham sebanyak 1,000 lembar, maka saat ini saham yang Anda miliki sudah berubah menjadi 10.800 saham, atau naik 10,8 kali. Selanjutnya dari sisi harga saham, pada saat IPO harga saham Rp 2.050, sedangkan