Skip to main content

Apakah manusia sebagai subyek dari penciptaan

Bumi telah mulai terbentuk sekitar 6 miliar tahun yang lalu (tyl). kehidupan di dunia dimulai dengan kehidupan dalam air muncul sekitar 600 juta tyl. kehidupan terus tumbuh dan perlahan masuk ke daratan dalam bentuk cacing, reptilia, dst akhirnya membesar dalam bentuk dinosaurus pada sekitara 300 juta tyl. dinosaurus berkuasa di bumi sekitar 250 juta tahun, waktu yang sangat amat lama tentunya, dan diperkirakan baru berakhir saat terjadinya bencana maha dahsyat di bumi sekitar 60 juta tyl. kehidupan manusia muncul pertama kali di belahan bumi afrika sekitar 500 ribu tyl. mereka manjalani kehidupan dengan sangat primitif dan tetap bertahan di wilayahnya dalam waktu yang cukup lama, tanpa ada perkembangan yang berarti. sekitar 250 ribu tyl bencana besar kembali menimpa bumi, sehingga kehidupan mereka nyaris punah. sinyal kehidupan mereka terdeteksi kembali pada sekitar 200 ribu tyl dengan budaya yang relatif lebih baik. sekitar 150 ribu tyl mereka mulai bermigrasi ke 2 arah, yaitu arah eropa dan arah timur tengah. mreka yang bergerak ke arah eropa terus bergerak menuju china, soviet, eropa timur dan akhirnya sampai ke daratan amerika (waktu itu eropa dan amerika masih menyatu dalam daratan). sedangkan mereka yang berberak ke timur tengah terus berjalan ke daratan india, asia tenggara, bahkan sampai ke indonesia. mereka masuk ke wilayah asia tenggara berkisar 60 ribu tyl. dengan kemampuan melaut, sekitara 40 ribu tyl mereka mencoba peruntungan menggunakan kapal sederhana melintasi laut menuju australia. dengan demikian pada sekitar 30 ribu tyl, kehidupan manusia sudah cukup tersebat di seantero dunia. demikianlah sebuah kisah yang kehidupan manusia masa lalu. kisah kehidupan manusia juga dijelaskan oleh para pemikir Islam. kisah mereka bermula dari turunnya nabi Adam as dan hawa pada sekitar 8 ribu tyl tanah arab timur tengah. pada sekitar 6 ribu tyl kembali terjadi bencana banjir yang dahsyat, sehingga kehidupan mereka nyaris punah. Namun Allah swt menyelamatkan sebagian ummat yang taat kepada Nuh as untuk meneruskan kehidupan di muka bumi. dari keturunan merekalah manusia terus berkembang sampai muncul nabi Ibrahim, Musa, Isa pada sekitar 3-4 ribu tyl. Nabi terakhir, Muhammad saw diturunkan Allah Swt pada sekitar 1400 tyl. Seluruh nabi muncul dan menetap seluruhnya di tanah arab. sebuah pertanyaan yang cukup mengusik sebagai berikut. kehidupan manusia (versi para ilmuwan Islam) baru berlangsung sekitar 8 ribu tyl, sementara kehidupan bumi sudah berlangsung sekitar 6 miliar tyl. sungguh waktu yang tidak sebanding. selama rentang 6 miliar telah beberapa kali bencana dahsyat menerpa bumi dan memusnahkan kehidupan di dalamnya. Jika melihat kehidupan para Nabi, mereka tergantikan nabi berikutnya hanya dalam periode ratusan tahun saja. Nabi Muhammad saw adalah nabi terakhir, dan setelah itu adalah kiamat, kapankah kiamat itu akan terjadi? dalam ratusan tahun mendatang, atau ribuan tahun mendatang, atau ? jika manusia adalah khalifah bumi, apakah si khalifah hanya mengelola bumi hanya dalam ribuan tahun saja, sementara bumi ini telah exist miliaran tahun? apakah kemusnahan manusia yang umurnya baru ribuan tahun akan menjadi kemusnahan bumi yang sudah miliaran tahun, atau bahkan kemusnahan alam semester yang mungkin umurnya sudah trilyunan tahun? ataukah kemusnahan manusia modern saat ini (kiamat) tidak berbeda jauh dengan kemusnahan kehidupan-kehidupan sebelumnya yang sudah beberapa kali menimpa bumi? apakah manusia yang hanya hidup beberapa ribu tahun ini menjadi subyek atas alam semesta yang telah eksis miliaran atau bahkan trilyunan tahun? mungkin pertanyaan ini terlalu berani, tapi alangkah bijaknya jika ada yang mampu menjawabnya. wasalam

Comments

Popular posts from this blog

Ayat-Ayat Al-Quran Tentang TAKDIR

***57:22*** 22. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

***6:59*** 59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

***3:154*** 154. Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu [241], sedang segolongan lagi [242] telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah [243]. Mereka berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu (ha…

Penguatan Ekonomi Rakyat melalui Zakat (eBook)

Dalam komunitas global kita mengenal ekonomi kapitalis dan sosialis. Ekonomi kapitalis adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Sedangkan ekonomi sosialis adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah.

Komunitas domestik juga mengenal beberapa istilah ekonomi, seperti ekonomi gotong-royong dan sebagainya. Namun sesungguhnya, sejak jaman Rosulullah, Islam telah mengenalkan sistem ekonomi, yang mana pondasinya telah dibentuk melalui syariat zakat. 

eBook ini tidak menjelaskan sistem ekonomi, namun terbatas pada dasar-dasar syariat zakat yang mempunyai potensi dikembangkan menjadi pilar-pilar ekonomi rakyat. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Download di link berikut, GRATIS

Penguatan Ekonomi Rakyat …