Langsung ke konten utama

Postingan

Leaders Eat Last

Berawal dari googling tentang leadership, saya mendapatkan banyak review positif perihal buku ini. saya coba lihat di Amazon, ternyata memang laris. Saya tergerak untuk membeli online. Wait...saya coba googling di toko buku lokal, eh...ternyata ada. Buku ini ditulis oleh Simon Sinek, terbit Februari 2017. Orang ini cukup populer di You Tube, karena ceramahnya tentang Leadership banyak di tonton orang. Terutama ceramah di forum TED Talk. Berikut adalah cuplikan kalimat-kalimat keren dalam buku tersebut. When the people have to manage dangers from inside the organization, the organization itself becomes less able to face dangers from outside. Agar perusahaan mampu menghadapi berbagai tantangan eksternal, perusahaan harus mempu memberi saya aman, the circle of safety, kepada seluruh pegawai dan sistem di dalamnya. Every single employee is someone's son or someone's daughter. Like a parent, a leader of a company is responsible for their precious lives. Treat people like ...

Benarkah Millenial Membingungkan?

Banyak diskusi dan seminar, baik lokal maupun internasional, yang diselenggarakan khusus untuk mendalami karakter generasi millennial. Seminar diselenggarakan dari berbagai lembaga, baik profit maupun non-profit. Hal ini wajar, karena semua pihak berkepentingan terhadap generasi millennial. Mereka adalah generasi penerus dan sekaligus pemimpin masa depan. Tak terkecuali industri dan dunia usaha. Banyak perusahaan sedang galau, bagaimana mengelola generasi meillenial agar tetap produktif di tempat kerja, dan bagaimana menyiapkan mereka menjadi pemimpin perusahaan di masa mendatang. Berikut beberapa pandangan mengenai generasi millennial, yang penulis kutip dari pakar ilmu leadership Simon Sinek melalui bukunya Leader Eat Last . Karakteristik Generasi Millenial: Inclusive and more accepting of people who are different form them . Mereka lebih terbuka dan toleran terhadap perbedaan, baik gender, suku, ras, agama dan sejenisnya. Working be worth more than the money ....

Inspirasi dan Semangat Altet Asian Para Games 2018

Sebagian besar kita, mungkin melihat sebelah mata kepada para penyandang disabilitas. Maklum, karena yang kita lihat setiap hari adalah mereka yang mengemis di pinggir jalan, tukang pijat urut, dan profesi sejenisnya. Begitu pun persepsi saya pada awalnya. Namun gelaran ini, Asian Para Games 2018, telah merubah pandangan saya. Mereka, para atlet Asian Para Games 2018, memang tidak sempurna secara fisik, namun mereka mendekati sempurna dalam cita-cita, semangat, ambis dan menatap masa depan. Mereka tidak memelas, tidak minta dikasihani. Mereka justru semangat menaklukan lawan, menjadi juara dan pahlawan bangsa. Semangat yang perlu di acungi jempol, semangat yang patut menjadi inspirasi dan motivasi, bagi kita semua. Semoga video ini menjadi kenangan yang mampu membangkitkan semangat kita untuk tidak cengeng menghadapi kehidupan.

Mengenang Pengalaman pada Asian Games 2018

Asian Games diselenggarakan 4 tahun sekali. Tahun ini, Indonesia mendapat penghargaan menjadi penyelenggara. Inilah kali kedua, gelaran ini ada di negara Indonesia. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya, yang alhamdulillah punya kesempatan terlibat dalam penyelenggaraan event akbar internasional ini. Saya, dan rekan-rekan Telkom Jakarta bertanggung jawab menyiapkan segala infrastruktur telekomunikasi di seluruh venue Asian Games. Antara lain: Telepon, Internet, Game Management System, Broadcast, Scooring, dan masih banyak lagi. Video ini menjadi kenangan manis saya di Asian Games 2018 Jakarta.

Aset Karyawan K3 + 1

Aset Karyawan K3+1 Hari ini, saya menerima sepuluh pegawai baru, yang mendapat penugasan di Witel Jakarta Utara. Sudah pasti mereka adalah milenial yang berwajah cerah ceria dan penuh semangat. Seperti kebanyakan pegawai Telkom lainnya, mereka berasal dari universitas ternama di Indonesia. Pada sesi sambutan, saya menyampaikan pesan penting yang perlu mereka ketahui. Dan pesan ini juga penting diketahui oleh semua karyawan, tidak hanya Telkom, tapi di perusahaan mana pun. Pesan ini sederhana, bersifat umum, karenanya berlaku untuk semua karyawan di mana pun. Pesan ini merupakan rangkuman dari sekian banyak buku Leadership yang sudah saya baca, dan tentu saja berdasarkan pengalaman saya sendiri setelah bekerja menjadi karyawan bertahun-tahun. Aset Karyawan K3 + 1 Jika Anda seorang pengusaha, aset Anda adalah modal, baik berupa uang maupun barang, atau mungkin sumber daya lain seperti pegawai dan seterusnya. Aset itulah yang nantinya akan dieksplorasi dan eksploitasi menja...

Lampu Malam di Kota Kobe

Kobe. Mungkin asing bagi Anda. Maklum saja, karena tidak banyak di sebut dalam buku atau headline berita dari Jepang. Sebetulnya Kobe merupakan kota terbesar keenam di Jepang. Namun nampaknya tidak setenar Tokyo, Kyoto, Hiroshima, Nagasaki, Osaka, Nagoya dan seterusnya. Kobe terletak di pulau  Honshu ,  di wilayah Kansai,  dan merupakan bagian dari wilayah metropolitan  Osaka-Kobe-Kyoto , dan  menjadi ibukota  Prefektur Hyogo , . Kota ini adalah salah satu kota pertama Jepang yang membuka perdagangan kepada  Barat  pada tahun  1868 . Wajar saja, jika kota pelabuhan denagn penduduk sekitar 1,5 juta ini mempunyai lebih dari 45 ribu penduduk asing dari lebih dari 100  negara . Tahun 1995, Kobe di guncang gempa dahsyat dengan kekuatan 7,2 skala Richter. Di laporkan 6.433 orang tewas dan lebih dari 300 ribu orang kehilangan tempat tinggal. Namun tahun 2018 ini, 23 tahun setelah gempa mematikan tersebut, tidak ada tand...

Pesona Jepang, bukan Hanya Gunung Fuji

Gunung Fuji menjadi dambaan para turis, termasuk turis Indonesia. Tidak heran, karena obyek ini memang menawarkan keindahan, dan tentu saja kesan wisata yang luar biasa. Kali ini adalah kesempatan saya kedua mengunjungi gunung Fuji. Kesempatan pertama, tepat setahun yang lalu, bulan yang sama, April 2017. Pada saat itu, kami dihentikan di level 4, tidak diijinkan naik lebih tinggi. Kami hanya bisa ambil foto dari level ini. Gunung Fuji menjadi yang tertinggi di Jepang yaitu 3.776 m. Di kelilingi tiga kota, Gotemba  (timur),  Fuji-Yoshida  (utara) dan  Fujinomiya  (barat daya). Juga dikelilingi oleh lima danau    Kawaguchi ,  Yamanaka ,  Sai ,  Motosu  dan  Shoji . Menurut sejarah, gunung simbol Jepang ini terbentuk sekitar 10 ribu tahun yang lalu. Sampai saat ini masih berstatus aktif, namun letusan terakhir sekitar 300 tahun yang lalu. Daya pikat gunung ini, paling tidak bagi saya, adalah puncaknya ...