Langsung ke konten utama

Postingan

Paket Pemenangan Kompetisi

Samsung dan chipset Snapdragon Setahun lalu tersebar berita, Samsung bakal memborong Snapdragon 835 untuk mempersenjatai jagoan terbarunya Galaxy S8. Dampak dari aksi Samsung ini, banyak produsen flagship harus gigit jari, karena harus menunggu pasokan berikutnya, alias menunda peluncuran flagship. Jika tidak mau menunda peluncuran, mereka terpaksa menggunakan chipset lama. Salah satu produsen yang mengalami nasib serupa adalah (mungkin) LG. Flagship LG G6 yang menjadi andalan, terpaksa harus menggunakan chipset Snapdragon 825. Padahal LG G6 telah dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru, sayang seribu sayang, chipsetnya menggunakan generasi lama. Padahal, untuk ponsel flagship, chipset adalah senjata utama. Jika Anda menjadi executive LG, bisa dibayangkan, bagaimana jengkelnya menerima kenyataan seperti itu. Kejengkelan yang sama tentu dirasakan oleh produsen flagship yang lain seperti HTC, Sony, Xiaomi dan seterusnya. Minggu ini, tersiar berita di media, Samsung kem...

100 Ribu untuk Jadi VVIP

Baru turun dari mobil, bahkan belum sempat nutup pintu, seseorang mendatangi. Dia bertanya, "Mau bikin apa, Pak?". Gue jawab, "Perpanjang SIM". Dia melanjutkan kembali, "Antrian panjang sekali, Pak. Tapi saya bisa bantu?". Sejenak gue berpikir, dan sudah paham maksudnya. Gue tanya, "bantu gimana?". Dia menjelaskan, "Bapak tambah 100 ribu dari tarif normal, tinggal duduk manis maksimal 1 jam, langsung foto". Gue coba nego, "Nggak kemahalan?". Dia langsung jawab, "Kan saya harus kasih orang dalam, biar Bapak cepat". Sambil nutup pintu mobil, gue jawab, " Oke setuju". Gue berjalan menyusuri ruangan yang penuh sesak, dan langsung duduk di dekat loket foto. Asyik main hape, nggak terasa sudah sekitar setengah jam, ada panggilan nama gue. Gue masuk, duduk sebentar, di foto jeprat-jepret. Kemudian disuruh cap jempol elektrik, dan mbaknya ngomong, "ambil SIM di ruang sebelah". Gue ikuti perintahnya, da...

Kenapa Muslim Coblos Non Muslim

Bangsa Indonesia dibuat kaget dengan Aksi Bela Islam 411 (merujuk pada tanggal 04 November 2016), yang diikuti oleh ratusan ribu muslim dari seantero nusantara, dan merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya 1410. Publik mengira, aksi tersebut menjadi demo muslim terbesar yang menuntut Pemerintah untuk segera mengadili Ahok. Ternyata prasangka tersebut salah, karena demo lebih besar mampu dihadirkan pada Aksi Super Damai 212, yang konon dihadiri jutaan muslim. Bahkan aksi masih berlanjut pada Aksi 112, meskipun tidak sebesar Aksi Super Damai 212. Rangkaian aksi tersebut pada awalnya dipicu oleh pernyataan gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok yang mengeluarkan pernyataaan yang dianggap menistakan agama, dalam kunjungan kerjanya ke Kepulauan Seribu. Namun demikian, sulit untuk dipungkiri, bahwa aksi tersebut juga di topang oleh ketidaksiapan muslim Indonesia menerima Ahok, sebagai keturunan China dan bukan Islam, menjadi gubernur Jakarta untuk periode ke...

Danau Toba

Danau Toba kian hari kian ramai. Tentu hal ini, salah satunya, karena Danau Toba telah menjadi salah satu destinasi wisata yang akan di bawa ke kancah global oleh menteri Pariwisata, Arief Yahya. Terlepas dari mimpi menteri Priwisata, Danau Toba memang layak menjadi destinasi wisata masyarakat dunia. Tentu saja karena keunikan tempat wisata ini. Kabarnya Danau Toba terbentuk karena letusan pada 70 ribu tahun yang lalu. Letusan maha dahsyat tersebut telah memusnahkan sebagian ekosistem dunia, memutus rantai sebagian spesies hidup. Bahkan kono telah membinasakan separo dari populasi manusia yang hidup pada jaman tersebut. Danau sepanjang 100 kilometer dengan lebar sekitar 30 kilometer tersebut, terletak di pulau Sumatra. Sekitar 5-6 jam dengan bus dari kota Medan. Danau ini bisa juga dijangkau langsung dari bandara Silangit di daerah Siborong. Di tengah danau tersebut ada pulau besar, yang namanya sekaligus menjadi nama kabupaten, Samosir. Berikut beberapa gambar spotlight d...

Liburan Keluarga di Kuala Lumpur

Masjid Putra Kunjungan Kuala Lumpur kali ini merupakan yang ke sekian kalinya, tapi menjadi yang pertama kali untuk liburan keluarga. Liburan keluarga selalu mendapatkan pengalaman yang berbeda dibandingkan liburan bersama teman kantor, apalagi jika dibandingkan dengan perjalanan dinas. Seperti biasanya, kami memilih untuk ''berjalan sendiri", tanpa bantuan agen travel atau pun guide lokal. Otomatis, saya akan menjadi EO sekaligus guide-nya. Kami sudah pesan tiket jauh hari, agar keluarga merasa nyaman dan tentu saja agar harga tiket lebih miring. Kami mendapat tiket Malaysia Airline PP sekitar 1,7 juta rupiah, karena berdekatan dengan liburan Natal. Jika waktu kunjungan jauh dari liburan bersama, mungkin bisa mendapatkan tiket lebih hemat. Untuk akomodasi, kami pilih tengah kota, agar mudah jalan kaki kemana pun, dan tentu saja dekat dengan Petronas Twin Tower. Tidak usah kawatir harga mahal, buktinya saya mendapatkan hotel butik yang sangat nyaman, denga...

Interkoneksi Tidak Penting Lagi

"Sebaiknya Pak Rudiantara menghormati permintaan Komisi I DPR yang menyarankan penundaan keluarnya PM sebelum aspirasi semua pihak diserap,". Sebelum peraturan interkoneksi berlaku mulai 1 September, sangat diharapkan Menkominfo memperhatikan saran di atas, yang disampaikan oleh Direktur Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI), Kamilov Sagala, sebagaimana dikutip detiknet (25/8). Bahkan, jika memperhatikan azas manfaat dan mudharatnya, serta tren masa depan, sebenarnya peraturan interkoneksi tidak lagi mendesak untuk dibicarakan, apalagi di revisi. Banyak hal lebih penting yang perlu menjadi fokus kementrian dan operator saat ini. Berikut penjelasan lebih lengkap. Pendapatan Suara Cenderung Turun Pada awal kemunculan seluler, pendapatan operator bergantung kepada layanan suara. Setelah layanan SMS muncul, kontribusi suara perlahan menyusut. Saat ini, layanan data menjadi primadona, dengan pertumbuhan pendapatan yang semakin besar....

Satu Hari di Kuala Lumpur

Tidan harus menunggu libur tiga atau lima hari untuk berkunjung ke Kuala Lumpur, karena sehari pun cukup. Pergi ke Kuala Lumpur nggak ada bedanya dengan pergi ke luar Jawa. Tarif pesawat hanya sejutaan, waktu jalan kurang dari dua jam, proses imigrasi begitu cepat, dan tentu saja karena suasana di Kuala Lumpur tidak berbeda jauh dengan Jakarta. Tarif hotel juga relatif sama dengan Jakarta. Bahasa pun tidak berbeda. Hanya satu saja bedanya, kamu perlu bawa pasport. Jika kamu ingin sedikit refreshing, menikmati weekend keluar Jakarta, ggak perlu susah-susah nyusun itenerari yang rumit. Cukup buka internet, booking Airlines, booking hotel, dan go away. Hotel Tarif hotel relatif sama dengan Jakarta. Di tengah kota cenderung lebih mahal, sebaliknya semakin jauh pusat kota tarif semakin turun. Tidak perlu ragu cari hotel di tengah kota, karena ternyata banyak yang masih terjangkau. Contohnya hotel Leapple. Letaknya hanya dua ratus meteran dari Twin Tower, dekat stasiun kereta, fa...