Langsung ke konten utama

Postingan

Independent Living with Smart Home

“Keluargamu nampak bahagia sekali menikmati liburan di sini, kenapa buru-buru pulang?”, Tanya seorang teman yang sedang berlibur bersama pada tahun baru lalu. “Saya nggak nyaman ninggalin rumah kosong terlalu lama”,   Jawabku waktu itu. Kondisi galau semacam itu pasti sering kita rasakan. Lebih-lebih ketika mudik lebaran atau libur sekolah. Rumah harus ditinggal lama ketika mudik dan liburan. Tambah galau lagi jika ternyata pembantu ikut mudik juga. Tidak hanya di masa liburan, mungkin saja setiap hari kita butuh memantau rumah.   Mungkin karena suami istri harus di kantor sementara anak-anak tinggal di rumah. Atau mungkin saja kita butuh memantau rumah orang tua di kampung yang sudah lansia. Mungkin juga kita ingin mengetahui kondisi toko, dan masih banyak lagi. Definisi Definisi smart home berbeda-beda, tergantung sudut pandang masing-masing. Nicola King, dari Intertek Research & Testing Center mendefinisikan smart home sebagai sebuah hunian ya...

Melaka, Jogja-nya Malaysia

Tempat Bersejarah di Malaysia

Twin Tower Petronas di Malam dan Pagi Hari

Menuju Malaysia

"Bapak mau kemana?", tanya si bungsu sambil tiduran di kasur. Saya menjawab "Bapak mau ke Malaysia, sayang". Si bungsu bertanya lagi, "Bapak pulang kapan?". Demikian pamitan singkat saya dengan si bungsu di pagi hari setelah subuh (4/1/13). Saya bersiap berangkat ke Malaysia beserta rombongan kantor berjumlah tiga puluhan orang. Acara kali ini merupakan acara kebersamaan setelah cukup penat mengejar target di akhir 2012. Sesuai jadwal, kami akan berangkat dari Soetta pada Jumat, 4/1/13. Di Malaysia sampai Minggu, 6/1/13. Kami berencana mengunjungi Twin Tower Petronas, negeri Malaka dan tentu beberapa tempat budaya di Malaysia. Nikmati cerita tentang Malaysia pada tulisan dan gambar berikutnya.

Kenapa Manusia Perlu Beragama (1)

Ajaran agama menjelaskan, setiap manusia wajib menganut agama, karena agama merupakan buku panduan bagi manusia dalam menjalani kehidupan di dunia, yang akan menuntun mereka kepada kebahagiaan di dunia maupun pada kehidupan setelahnya, atau hari akhir. Terlepas dari perintah di atas, saya coba merenung, mencari jawaban dari beberapa pertanyaan sulit yang sering mampir dalam pikiran. Kenapa sebagian besar manusia, bahkan manusia primitif yang hidup bersuku-suku di pedalaman dan di tengah hutan, cenderung untuk menganut suatu keyakinan atau agama tertentu? Saya coba merangkum jawabannya sebagai berikut. Pertama, karena manusia hidup berkelompok atau sosial. Rasanya tidak ada manusia yang ingin menjalani kehidupan seorang diri, terasing dari manusia lainnya. Setiap manusia ingin hidup bersama dengan sesamanya, baik dalam kelompok kecil, menengah atau bahkan sangat besar dalam sebuah kota megapolitan. Tidak mungkin manusia bisa hidup berkelompok tanpa aturan, norma atau apapun yang me...

Kristen Agama Terbesar di Dunia

Survey tahun 2010 oleh Forum Pew Research Center on Religion & Public Life di lebih dari 230 negara mengungkapkan bahwa penganut agama Kristen merupakan yang terbanyak di banding penganut keyakinan lain. Jumlah penganut agama Kristen sebanyak 2,2 miliar atau 32 persen dari total populasi dunia. Jumlah penduduk dunia diperkirakan mencapai 6,8 miliar. Urutan kedua setelah Kristen adalah agama Islam dengan penganut 1,6 miliar atau 23 persen. Berada di urutan ketiga adalah Hindhu sebanyak 1 miliar atau 15 persen. Urutan selanjutnya adalah Budha denga 500 juta atau 7 persen, 400 juta atau 6 persen menganut agama tradisional, 58 juta menganut agama lain-lain dan Yahudi 14 juta atau 0,2 persen. Riset juga mengungkapkan bahwa 1,1 miliar atau 16 persen penduduk dunia tidak mengikuti keyakinan agama atau spiritul tertentu. Menarik disimak, bahwa tiga kelompok terbesar adalah: Kristen, Islam dan tidak beragama. Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa Kristen bisa menjadi agama dengan penga...