Skip to main content

Hard Weekend

This monday, I woke up early morning, 04.30. I could not open my eyes. Went to bed again. Ten minute later, woke up. Ohhh, really hard. Bed again. I really woke up at 05.10 eventually. Walked to the kitchen, took a cup of tea, seat down in family room for a moment and went to bathroom. Yaaaah, it is a hard morning for me. Not because of monday, but i have had a hard week end.

On Saturday, i went to office, to support and check staff's activities in the field. I arrived at home at about 15.00, and i face a lot of homeworks that have to be carried out. Alhamdulillah, some homeworks could be finished, even though it has passed maghrib time.

After that, i went to bathroom and prepared for maghrib praying. While praying, my friend came. Ohhhh, he asked me to accompany him to travel to Pekalongan, my home town. I could not refuse, then i just followed.

We left home at about 21.00, by my friend's car. Unfortunately, the traffic was not too good. So, we came in Pekalongan at about 09.00 Sunday. I stayed only about 12 hours in Pekalongan, because i had to leave Pekalongan before 21.00 by train. Lucky, the train came in station on time. After some hours in the train, i came into Jatinegara at about 03.00 monday morning.

Oh, god, it's a really hard weekend. But, fortunately, everything running well, i got home safely.

Comments

Popular posts from this blog

Ayat-Ayat Al-Quran Tentang TAKDIR

***57:22*** 22. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

***6:59*** 59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

***3:154*** 154. Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu [241], sedang segolongan lagi [242] telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah [243]. Mereka berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu (ha…

Penguatan Ekonomi Rakyat melalui Zakat (eBook)

Dalam komunitas global kita mengenal ekonomi kapitalis dan sosialis. Ekonomi kapitalis adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Sedangkan ekonomi sosialis adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah.

Komunitas domestik juga mengenal beberapa istilah ekonomi, seperti ekonomi gotong-royong dan sebagainya. Namun sesungguhnya, sejak jaman Rosulullah, Islam telah mengenalkan sistem ekonomi, yang mana pondasinya telah dibentuk melalui syariat zakat. 

eBook ini tidak menjelaskan sistem ekonomi, namun terbatas pada dasar-dasar syariat zakat yang mempunyai potensi dikembangkan menjadi pilar-pilar ekonomi rakyat. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Download di link berikut, GRATIS

Penguatan Ekonomi Rakyat …