Skip to main content

APBN 2015

Total belanja pemerintah tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya menjadi Rp 2.019 Triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 631 triliun di transfer ke daerah, atau sekitar 31%, sebagai bagian dari program pemberdayaan daerah. Sedangkan sisa, sebesar Rp 1.379 triliun, dikelola oleh pemerintah pusat.

Dari jumlah yang dikelola pemerintah pusat, 31 % telah dialokasikan untuk berbagai subsidi rakyat, seperti BBM, listrik dan lain-lainnya. Sebesar 11 % dari anggaran pemerintah telah dialokasikan untul bayar hutang. Untuk kebutuhan lainnya tersisa 58 %.

Dengan rencana anggaran semacam ini, mungkinkah Indonesia di bawah presiden baru dapat melakukan reformasi ekonomi secara signifikan?

Comments

Popular posts from this blog

Penguatan Ekonomi Rakyat melalui Zakat (eBook)

Dalam komunitas global kita mengenal ekonomi kapitalis dan sosialis. Ekonomi kapitalis adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Sedangkan ekonomi sosialis adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah.

Komunitas domestik juga mengenal beberapa istilah ekonomi, seperti ekonomi gotong-royong dan sebagainya. Namun sesungguhnya, sejak jaman Rosulullah, Islam telah mengenalkan sistem ekonomi, yang mana pondasinya telah dibentuk melalui syariat zakat. 

eBook ini tidak menjelaskan sistem ekonomi, namun terbatas pada dasar-dasar syariat zakat yang mempunyai potensi dikembangkan menjadi pilar-pilar ekonomi rakyat. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Download di link berikut, GRATIS

Penguatan Ekonomi Rakyat …