Skip to main content

Ayat-Ayat Al-Quran Tentang TAKDIR


***57:22*** 
22. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula)
pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab
(Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya
yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.


***6:59*** 
59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada
yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang
di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur
melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun
dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering,
melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"


***3:154*** 
154. Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada
kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari
pada kamu [241], sedang segolongan lagi [242] telah dicemaskan
oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar
terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah [243]. Mereka
berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur
tangan) dalam urusan ini?".  Katakanlah: "Sesungguhnya urusan
itu seluruhnya di tangan Allah". Mereka menyembunyikan dalam
hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka
berkata: "Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur
tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh
(dikalahkan) di sini". Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di
rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati
terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan
Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam
dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah
Maha Mengetahui isi hati.
[241] Yaitu: orang-orang Islam yang kuat keyakinannya.
[242] Yaitu: orang-orang Islam yang masih ragu-ragu.
[243] Ialah: sangkaan bahwa kalau Muhammad s.a.w. itu
benar-benar nabi dan rasul Allah, tentu dia tidak
akan dapat dikalahkan dalam peperangan.


***15:21*** 
21. Dan  tidak ada  sesuatupun melainkan  pada sisi Kami-lah
khazanahnya [795];  dan Kami  tidak  menurunkannya  melainkan
dengan ukuran yang tertentu.
[795]. Maksudnya  segala sesuatu  itu  sumbernya  dari
Allah s.w.t.


***65:3*** 
3. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan
barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan
mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan
urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan
ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.


***54:49*** 
49. Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.


***3:26*** 
26.  Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau
berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau
cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau
muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang
yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan.
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.


***3:166*** 
166. Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan,
maka (kekalahan) itu adalah dengan izin (takdir) Allah, dan
agar Allah mengetahui siapa orang-orang yang beriman.


***12:67*** 
67.  Dan Ya'qub berkata:  "Hai anak-anakku janganlah kamu
(bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah
dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain; namun demikian
aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun dari pada
(takdir) Allah.  Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak
Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya
saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri".


***27:57*** 
57.  Maka Kami selamatkan dia beserta keluarganya, kecuali
isterinya. Kami telah mentakdirkan dia termasuk orang-orang
yang tertinggal (dibinasakan).


***33:17*** 
17. Katakanlah: "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir)
Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat
untuk  dirimu?" Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi
mereka pelindung dan penolong selain Allah.


***51:22*** 
22. Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu [1419] dan terdapat
(pula) apa yang dijanjikan kepadamu [1420].
[1419] Maksudnya: hujan yang dapat menyuburkan tanaman.
[1420] Yang dimaksud dengan "apa yang dijanjikan kepadamu" ialah
takdir Allah terhadap tiap-tiap manusia yang telah ditulis di
Lauhul mahfudz.


***8:53*** 
53. (Siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah
sekali-kali tidak akan merubah sesuatu ni'mat yang telah
dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu merubah
apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri [621], dan sesungguhnya
Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
[621] Allah tidak mencabut ni'mat yang telah dilimpahkan-Nya
kepada sesuatu kaum, selama kaum itu tetap ta'at dan bersyukur
kepada Allah.


***13:11*** 
11.  Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya
bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas
perintah Allah [767]. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan
sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan [768] yang ada
pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah  menghendaki
keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat
menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka
selain Dia.
[767].    Bagi tiap-tiap manusia ada beberapa malaikat yang
tetap menjaganya secara bergiliran dan ada pula
beberapa malaikat yang mencatat amalan-amalannya.
Dan yang    dikehendaki dalam ayat ini ialah
malaikat yang menjaga secara bergiliran itu,
disebut malaikat Hafazhah.
[768].    Tuhan tidak akan merobah keadaan mereka, selama
mereka tidak merobah sebab-sebab kemunduran mereka.
#    Tanda-tanda keesaan Allah s.w.t.


***16:112*** 
112. Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah
negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang
kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi
(penduduk)nya mengingkari ni'mat-ni'mat Allah; karena itu
Allah merasakan kepada mereka pakaian [841] kelaparan dan
ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.
[841] Maksudnya: kelaparan dan ketakutan itu meliputi
mereka seperti halnya pakaian meliputi tubuh mereka.


***41:46*** 
46. Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk
dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka
(dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu
menganiaya hamba-hambaNya.
JUZ 25


***76:3*** 
3. Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang
bersyukur dan ada pula yang kafir.


***18:29*** 
29. Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa
yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin
(kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang
orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka
meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi
yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk
dan tempat istirahat yang paling jelek.


***30:41*** 
41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena
perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka
sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali
(ke jalan yang benar).


***42:20*** 
20. Barang siapa yang menghendaki keuntungan di  akhirat  akan  Kami  tambah
keuntungan  itu  baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di
dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan  dunia  dan  tidak
ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.


***17:18*** 
18. Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan
baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami
kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya
dalam keadaan tercela dan terusir.


***17:19*** 
19. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah
itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah  mu'min, maka mereka itu
adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.


***17:20*** 
20. Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu [849]
Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak
dapat dihalangi.
[849] Yang dimaksud "baik golongan ini maupun golongan itu" ialah mereka
yang tersebut dalam ayat 18 dan 19 di atas.


***12:68*** 
68.  Dan tatkala mereka masuk menurut yang diperintahkan ayah
mereka, maka (cara yang mereka lakukan itu) tiadalah
melepaskan mereka sedikitpun dari takdir Allah, akan tetapi
itu hanya suatu keinginan pada diri Ya'qub  yang telah
ditetapkannya.  Dan sesungguhnya dia mempunyai pengetahuan,
karena Kami telah mengajarkan kepadanya.  Akan tetapi
kebanyakan manusia tiada mengetahui.

Comments

  1. link PDF dapat di download di sini:

    http://dl.dropbox.com/u/55331858/article/others/taqdir_dalil.PDF

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak ada link untuk download buku John c Maxwell ya?

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

The 360 Leader - John C Maxwell

Hampir semua pemimpin memiliki pimpinan yang lebih tinggi. Bolehlah dibilang, tidak ada pemimpin yang tidak memiliki pemimpin diatasnya. Karenanya, buku The 360 Leader karangan John C. Maxwell ini sejatinya adalah untuk semua pemimpin, bukan hanya untuk para manajer yang selalu berada di bawah para pemilik perusahaan. Pun demikian, penjelasan buku ini memang lebih difokuskan kepada para manajer, senior manajer dan para pemimpin sejenis dalam perusahaan yang berada di bawah kepemimpinan orang-orang di atasnya. Buku setebal 400 halaman ini mengawali penjelasanya dengan 7 mitos tentang memimpin dari bagian tengah. Berikutnya menjelaskan tantangan yang dihadapi pemimpin 360 Derajat. Pada bagian ketiga dijelaskan bagaimana memimpin ke atas. Bagian keempat dan kelima menjelaskan praktik memimpin ke samping dan ke bawah. Pada bagian akhir dijelaskan nilai-nilai pemimpin 360 Derajat. Prinsip utama dari kepemimpinan 360 derajat adalah bahwa pemimpin bukanlah posisi, melainkan pe

Empat Komponen Manusia

Banyak referensi tentang kehidupan manusia telah saya pelajari, khususnya dari buku-buku tasawuf. Sejauh ini saya pahami bahwa manusia memiliki tiga komponen yang tidak terpisahkan, yaitu fisik, akal dan ruh. Alhamdulillah, pada renungan saya di segmen terakhir bulan ramadhan 1432 H ini, terbuka pemahaman baru mengenai komponen pembentuk manusia. Tentu saya meyakini kebenaran pemahaman ini, tapi bagaimana pun saya tetap membuka kemungkinan adanya pemahaman yang lebih baik. Manusia terbentuk dari empat bagian atau komponen yang tidak terpisahkan, yaitu: Pertama, Fisik atau jasad. Inilah bagian paling mudah dikenali. Fisik merupakan komponen utama dari semua makhluk di bumi ini. Melalui fisik inilah keberadaan makhluk di bumi dapat dilihat, dirasa dan dikenali. Karena komponen fisik ada di seluruh makhluk bumi, baik makhluk hidup maupun mati, maka tingkatan fisik merupakan tingkatan terendah, setara dengan tingkatan tumbuhan, hewan, tanah dan seterusnya. Kedua, Nyawa at