Langsung ke konten utama

Postingan

Pagi Luar Biasa

Gemericik suara kolam depan rumah. Cuti-cuit suara emprit yang sedang cari makan di taman Bersahutan dengan suara air aquarium di ruang depan Tenangnya suasana pagi ini. Ku duduk di teras depan Membaca buku dan berita Sejak matahari belum mengembang Hingga kini pukul sembilan siang Tidak terasa sudah lebih tiga jam Suara alam mengeliliku Tidak ada suara lain kudengar Kecuali anak-anak bermain riang Karena jalan depan rumah terasa ngiang Jarang kunikmati pagi begini indah Libur panjang, tanpa kerjaan Menunggu waktu mudik lebaran Pagi luar biasa Pagi bahagia Kepada Tuhan, Alhamdulillah.

Kenapa Manusia Perlu Beragama (3)

Tulisan pertama dan kedua menjelaskan empat alasan kenapa manusia cenderung beragama. Yaitu karena alasan sosial, alasan kejiawaan atau psikologi adanya rasa takut atau kawatir baik takut terhadap kejadian diluar kendali atau pun takut kematian, dan akal yang memahami adanya sang pencipta. Mereka uang menganut agama karena sosial, pada umumnya bersifat pragmatis, hanya ikut-ikutana saja. Kualitas agama kurang bisa diandalkan. Mereka yang punya alasan kejiwaan cenderung serius, khusuk, pasrah dan mungkin ikhlas. Menemukan agama dengan akal memang cukup beresiko, khususnya mereka yang sebelumnya telah menganut agama tertentu. Karena pencarian agama bisa mengakibatkan anti-agama, pindah agama dan sejenisnya. Namun bagi mereka yang telah menemukannya dengan penjelahan, bagi mereka itu layak disematkan sebagai umat yang sangat berkualitas. Mereka mengetahui betul, siapa tuhannya. Jalan inilah yang biasanya ditempuh para Nabi dan pemuka agama. Nabi Ibrahim menemukan tuhan setelah p...

Kenapa Manusia Perlu Beragama (2)

Keempat. Menyaksikan tanda-tanda Sang Pencipta. Tanda-tanda penciptaan ada disekeliling kita. Bahkan ada dalam diri kita. Ilmuwan meramalkan bahwa alam terbentuk sejak 13 miliar tahun yang lalu, melalui sebuah proses yang mereka sebut Big Bang. Paska Big Bang alam terbentuk secara bertahap, memakan waktu miliaran tahun. Semakin lama alam semakin dewasa dan matang. Salah satu bagian dari alam mereka sebut bumi. Setelah berumur miliaran tahun, akhirnya planet bumi mencapai tingkat mature. Maka, pada ratusan juta tahun yang lalu, bumi mulai memunculkan mikroba, sebuah awal kehidupan. Sampai dengan saat ini ilmuwan belum menemukan bukti yang meyakinkan, apakah ada tempat lain diluar bumi yang mendukung kehidupan. Namun demikian, ilmuwan meyakini, bahwa kehidupan tersebut ada, dan mereka serius untuk membuktikannya. Setelah kemunculan mikroba, perlahan namun pasti kehidupan tumbuh di muka bumi. Berawal dari kehidupan dalam akhir, akhirnya menuju darat. Dari mulai cacing, melata, sam...

Di Balik Akuisisi XL – Axis

"Kami sudah mendapatkan surat persetujuan prinsip dari Kemenkominfo yang mendukung XL mengakuisisi Axis". Demikian pernyataan Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi kepada media (26/7/2013). Rencana XL Axiata mengakuisisi Axis menjadi berita hangat bulan ini. Banyak pihak ikut bicara, baik yang mendukung maupun mempertanyakan. Apa kiranya agenda Axiata Group Berhad, perusahaan telekomunikasi asal Malaysia yang menguasai XL, dengan aksi korporasi ini? Bagaimana industri telko nasional menyikapinya? Menebak Agenda XL LTE dipastikan bakal menjadi milestone penting bagi operator. Siapa pun yang menuai sukses LTE, punya kemungkinan besar merajai industri telko. Karenanya, operator perlu menyiapkan beberapa kunci sukses , meliputi antara lain kecepatan waktu, penguasaan frekuensi, investasi dan basis pelanggan. Aksi akuisisi XL, anak usaha pemberi kontribusi terbesar atas kinerja Axiata Group, terhadap Axis menjadi jalan pintas untuk melengkapi kunci sukses tersebut. ...

Tunda LTE 2018, Ancaman Macet Total

Kemacetan lalu lintas telah menjadi menu wajib warga Jakarta. Bukannya membaik, tahun ini kemacetan semakin parah. Tidak hanya di Jakarta, melainkan telah meluas di kota besar lainnya. Bahkan kemacetan parah juga terjadi setiap hari di tol Cikampek dan jalur pantura. Berbagai inisiatif pemerintah untuk mengurangi kemacetan disikapi warga dengan pesimis, pasrah bahkan penolakan. Mungkin saja karena warga tidak percaya lagi kepada pemerintah yang dianggap terlalu lambat menyikapi hal ini. Sebut saja program MRT dan monorail yang tidak mulus sampai saat ini. Kenapa sampai demikian? Karena pemerintah terlambat membaca angka penjualan sepeda motor yang lebih dari 7 juta per tahun dan mobil yang mencapai 1 juta per tahun, dan terus tumbuh dua digit. Sementara pembangunan jalan baru dan tol jauh dari mencukupi. Dikutip dari www.worldbank.org , total jaringan jalan tercatat 477 ribu kilometer dan jumlah jalan tol yang terbangun sejak 1978- 2010 baru sepanjang 742 Km. Seperti hal...

Panorama Dieng Aduhai

Ambil foto di Telaga Warna, anda akan mendapatkan gambar air seperti cermin. Begitu indah, luar biasa. Telaga Warna menjadi salah satu destinasi utama dataran tinggi Dieng. Namun tentu saja, Dieng bukanlah Telaga Warna. Banyak destinasi lain yang luar biasa, layak anda kunjungi. Satu komplek dengan telaga Warna, anda bisa kunjungi telaga Pengilon, gua Semar, gua Sumur dan gua Pengantin. Telaga Warna dan Pengilon menjadi twmpat favorite para pasangan muda. Tentu saja juga para fotographer. Gua-gua tersebut masih sering digunakan untuk acara keagamaan, karenanya pengunjung tidak diperkenankan masuk ke dalamnya. Hanya beberapa ratus meter dari lokasi telaga Warna, anda bisa mengunjungi kawah Sikidang. Areal cukup luas dan kawah masih aktif menyemburkan air panas. Disini ada penjual jasa motor trail dan kuda, anda bisa menyewanya untuk mengelilingi areal kawah. Tidak jauh dari Sikidang, anda bisa menengok peninggalan sejarah berupa komplek candi Bima, candi Arjuna dan musium. Mesk...

Makna Sukses

1001 cara mencapai sukses. Banyak yg mendapatkannya dgn cara yg luar biasa sulit, namun ada pula yg menggapainya dgn amat mudah. Jika kita sudah mendapatkan hasil luar biasa, tidak perlu terlalu berbangga dan sok sukses. Bisa jadi kita memang melalui jalan mudah. Namun jika tidak kunjung memperoleh hasil banyak, tidak juga perlu bersedih, mungkin jalan kita memang menanjak. Renunganku menyimpulkan, hasil bukanlah ukuran, namun usaha-lah yang patut dibanggakan. Namun saya tahu, orang lain tidak memandang usaha kita, mereka menempatkan status sesuai hasil yang sudah kita dapatkan. Jika kita amat sensitif dengan pandangan orang, tentu bisa menyakitkan. Itulah buah kesombongan. Namun begitu, kita tidak mungkin cuek dengan status sosial, karena mau tidak mau kita pasti berada dalam kerumunan sosial. Fokuslah pada upayamu, banggalah dengan usaha kerasmu. Bahagialah dengan hasilmu, seberapa pun itu. Itulah suksesmu.