Skip to main content

: Mencegah Mati dengan Inovasi

Inovasi atau mati, mungkin bahasa hitam putih yang agak kasar. Namun sejujurnya kalimat ini betul sekali dan bahkan GUE banget. Saya merasakan sendiri bagaimana sulitnya menyaksikan bisnis yang saya kelola stagnan bahkan pelan-pelan turun dan merugi. Keputusan apa yang perlu dibuat dan seberapa berani saya harus melangkah. Karena ketakutan itulah, saya kadang lambat dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya tanpa keputusan apa pun. Saya sadar langkah tersebut salah, tapi apa boleh buat saya takut melakukan hal yang lebih beresiko.

Saya percaya, pengusaha hebat adalah mereka yang bukan tipe pengecut. Easy going, just go a head. Jika sukses bersyukur, gagal pun ok sajalah.

: Mencegah Mati dengan Inovasi:
http://m.detik.com/read/2011/09/19/153328/1725544/1206/mencegah-mati-dengan-inovasi?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+detik%2FYXop+%28detikInet%29

Comments

Popular posts from this blog

Ayat-Ayat Al-Quran Tentang TAKDIR

***57:22*** 22. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

***6:59*** 59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

***3:154*** 154. Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu [241], sedang segolongan lagi [242] telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah [243]. Mereka berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu (ha…

Penguatan Ekonomi Rakyat melalui Zakat (eBook)

Dalam komunitas global kita mengenal ekonomi kapitalis dan sosialis. Ekonomi kapitalis adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Sedangkan ekonomi sosialis adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah.

Komunitas domestik juga mengenal beberapa istilah ekonomi, seperti ekonomi gotong-royong dan sebagainya. Namun sesungguhnya, sejak jaman Rosulullah, Islam telah mengenalkan sistem ekonomi, yang mana pondasinya telah dibentuk melalui syariat zakat. 

eBook ini tidak menjelaskan sistem ekonomi, namun terbatas pada dasar-dasar syariat zakat yang mempunyai potensi dikembangkan menjadi pilar-pilar ekonomi rakyat. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Download di link berikut, GRATIS

Penguatan Ekonomi Rakyat …