Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2011

detikInet: Nokia akan Pecat 3.500 Pegawai

Inilah bisnis. Nokia yang terlihat gagah dan glamor ternyata telah menghadapi kesulitan finansial.Saya meyakini, sebagian karyawan tetap saja glamor, tidak efisien dan tidak sensitif terhadap kondisi riil perusahaan. Mereka sulit sekali berubah, cenderung mengikuti maunya sendiri dan tidak loyal. Begitulah sikap umum karyawan.Bagi pengusaha, kondisi seperti inilah yang sulit dihadapi. Pemilik perusahaan yang tahu pasti kesulitan yang dihadapi perusahaan, seakan sendirian menghadapi tantangan berat. Sementara sebagian besar karyawan tidak peduli terhadap kondisi tersebut.detikInet: Nokia akan Pecat 3.500 Pegawai:
http://m.detik.com/read/2011/09/29/170015/1733475/398/nokia-akan-pecat-3500-pegawai?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+detik%2FYXop+%28detikInet%29

detikInet: 'Industri Pay TV Lebih Cerah Dibanding Telekomunikasi'

Dari 60 juta rumah tangga, 40 juta telah memiliki televisi. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 2.5% telah memiliki televisi berbayar. Pasar televisi berbayar masih cukup luas. Saya perkirakan ada sekitar 10 juta rumah tangga butuh televisi berbayar. Tantangan terbesar adalah harga yang masih tinggi dan ketersediaan televisi free to air yang relatif telah memenuhi kebutuhan.detikInet: 'Industri Pay TV Lebih Cerah Dibanding Telekomunikasi':
http://m.detik.com/read/2011/09/29/184302/1733569/319/industri-pay-tv-lebih-cerah-dibanding-telekomunikasi?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+detik%2FYXop+%28detikInet%29

detikInet: Kominfo: Tinggal 3.000 Desa yang Belum Terjamah Telekomunikasi

Hehehe... Telkom memang BUMN yang patuh. Siapa pun yang benar, yang penting boz yang paling benar.hebat ....detikInet: Kominfo: Tinggal 3.000 Desa yang Belum Terjamah Telekomunikasi:
http://m.detik.com/read/2011/09/27/164110/1731665/328/kominfo-tinggal-3000-desa-yang-belum-terjamah-telekomunikasi?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+detik%2FYXop+%28detikInet%29

detikInet: Penjualan Galaxy S II Tembus 10 Juta Unit

Hanya dalam 5 bulan, Samsung Galaxy S II telah tembus 10 juta, mengejar pendahulunya yang sudah menuai sukses dengan penjualan total sampai saat ini mencapai 14 juta. detikInet: Penjualan Galaxy S II Tembus 10 Juta Unit:
http://m.detik.com/read/2011/09/26/090502/1730148/317/penjualan-galaxy-s-ii-tembus-10-juta-unit?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+detik%2FYXop+%28detikInet%29

Betulkah Tuhan itu Ada (1)

Sejak sekolah di Ibtidaiyah saya sudah belajar agama Islam, bahkan telah belajar dan mencoba, dengan sedikit keberanian, mazhab lain seperti Wahabi dan syi'i, meskipun akhirnya merasa nyaman dan kembali dengan mazhab lama, yaitu syafi'iyah dan akidah asy'ariyah, serta sedikit bumbu tasawuf, atau orang sering menyebutnya golongan Nahdlatul Ulama tradisional.
Entah apa yang terjadi dalam bathin saya, tiba-tiba saja pikiran ini melayang dan berani merenungkan 'betulkah Tuhan itu ada, dan betulkah Tuhan campur tangan langsung dalam kehidupan manusia?'. Jika pertanyaan ini saya sampaikan kepada anak SD kelas VI sudah bisa aku tebak jawabannya, apalagi kalo ditanyakan kepada Pak Ustadz. Sepertinya mereka akan menjawab, Tuhan pasti ada, pasti satu jumlahnya, dan pasti maha kuasa. Buktinya alam ini terbentuk dengan sistim yang teratur. Mustahil jika keteraturan sistim sebagai akibat dari suatu kebetulan belaka tanpa sutradara yang mengendalikan keseluruhannya.
Saya tidak t…

Prospek Indonesia

Pada tahun 2014 Indonesia akan menjadi negara ke sembilan dengan penerbangan domestik terbesar. Sementara Pemerintah berjanji akan mengalokasikan anggaran 400 triliun lebih untuk pengembangan infrastruktur sampai 2014. Jepang juga telah berkomitmen untuk menempatkan 20-30 miliar dolar AS untuk infrastruktur Indonesia sampai 2014.Nampaknya Indonesia akan mengalami akselerasi signifikan pada tiga tahun mendatang. Sebagai pengusaha muda, bagaimana anda merespon hal ini? Segeralah berpikir and take action

Gagal di Pasar, Nasib Playbook Bakal Seperti HP Touchpad? | Republika Online Mobile

Saya berpandangan, kegagalan Playbook disebabkan karena keterlambatan!. Sewaktu Ipad pertama kali muncul, pada saat yang sama RIM koar-koar akan segera release Playbook dalam waktu segera. Waktu itu para penggemar BB antusias menunggu kehadiran Playbook, maklum saja mereka merupakan trend setter gadget. Sayang seribu sayang, Playbook sangat-sangat lambat. Playbook baru muncul di pasar setelah lebih dari setahun. Padahal selama waktu tersebut iPad telah terjual lebih dari 17 jt, Samsung Galaxy telah terjual di atas 2.5 juta, bahkan jumlah merk tablet di pasar telah melebihii 100 merk. Kondisi ini pastinya tidak bisa diterima oleh penggemar Blackberry. Mereka adalah komunitas terdepan dalam gadget, malu tentunya jika mereka tidak segera menggenggam tablet, sementara rekan-rekannya telah menjinjing berbagai merk. Alhasil mereka kecewa menunggu Pakybook dan jadilah beli merk lain. Habislah Playbook.Gagal di Pasar, Nasib Playbook Bakal Seperti HP Touchpad? | Republika Online Mobile:
http://…

Kecapatan Mengunduh 2,2 Mbps, Korea Selatan Nomor Satu di Dunia | Republika Online Mobile

Survey mengungkap ranking kecepatan download di seluruh dunia. Korea Selatan tercatat sebagai negara tercepat dengan kecepatan lebih dari 2.2 Mbps. Jepang berada di posisi 6 dengan kecepatan 1.3 Mbps, sedangkan Amerika menempati urutan ke 26 dengan Kecapatan 602 kbps. China memiliki kecepatan 249 kbps, sementara Indonesia 149 kbps.Mengunduh 2,2 Mbps, Korea Selatan Nomor Satu di Dunia | Republika Online Mobile:
http://www.google.com/gwt/x?u=http%3A%2F%2Fwww.republika.co.id%2Fberita%2Ftrendtek%2Finternet%2F11%2F09%2F21%2Flrvmxf-kecapatan-mengunduh-22-mbps-korea-selatan-nomor-satu-di-dunia&noimg=1

Kompas.com

LTE memang menjadi teknologi paling hot dua tahun terakhir. Meskipun Indonesia mendahulukan Wimax seri d kemudian seri e, namun tetap saja publik lebih antusias diskusi mengenai LTE. Isu paling serius implementasi teknologi ini adalah harga, khususnya harga device. Butuh waktu dan keberanian operator dan vendor untuk memulai penetrasi LTE. Khusus Indonesia, ada isu yang lebih krusial, adalah ketersediaan spektrum frekuensi. Saya yakin tahun 2013 publik indonesia sudah menikmati LTE, utamanya para penggila gadget.Kompas.com: http://m.kompas.com/news/read/2011/09/21/23271654/Sambut.LTE..Model

Kompas.com

Betapa sexi-nya iPhone dan produk-produk laris seperti Blackberry, Android dan seterusnya. Betapa tidak, jauh-jauh hari sebelum meluncur, publik sudah ribut dan selalu menanti dengan antusias. Wajar saja mereka untung banyak, laku keras tanpa susah payah keluarin budget promosi. Inovasi dan reputasi memang selalu menjadi magnet uang yang biasa. So, gimana membangunnya ya...Kompas.com:
http://m.kompas.com/news/read/2011/09/22/06314198/iPhone.5.Diluncurkan.Lebih

Q2, Keuntungan RIM Anjlok 15% - m.okezone.com

RIM melaporkan keuntungan triwulan dua tahun ini sebesar USD 4.2 miliar, turun 15 persen dari triwulan sebelumnya dan turun 10 persen dari triwulan yang sama tahun lalu.RIM sedang santer dikabarkan akan dijual. Salah satu pembeli yang mungkin potensial adalah Samsung, bisa juga Microsoft.Q2, Keuntungan RIM Anjlok 15% - m.okezone.com:
http://m.okezone.com/read/2011/09/17/57/503828

Kompas.com

Google secara resmi meluncurkan Google Wallet secara komersial. Untuk sesi pertama, Google Wallet dioperasikan bersama dengan operator Sprint. Pengguna dapat memanfaatkan kartu Citibank atau Google Prepaid. Ponsel yang direlease pertaa untuk layanan ini adalah Nexus S dengan Android Gingerbread.
Kapan Google Wallet masuk Indonesia? Bagaimana dampaknya terhadap t-cash, Delima, Dompetku, dan para remittance yang dikelola operator lokal? Kita lihat perkembangannya.Kompas.com:
http://m.kompas.com/news/read/2011/09/20/06475914/Google.Wallet.Diluncurkan.Perdana

: Mencegah Mati dengan Inovasi

Inovasi atau mati, mungkin bahasa hitam putih yang agak kasar. Namun sejujurnya kalimat ini betul sekali dan bahkan GUE banget. Saya merasakan sendiri bagaimana sulitnya menyaksikan bisnis yang saya kelola stagnan bahkan pelan-pelan turun dan merugi. Keputusan apa yang perlu dibuat dan seberapa berani saya harus melangkah. Karena ketakutan itulah, saya kadang lambat dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya tanpa keputusan apa pun. Saya sadar langkah tersebut salah, tapi apa boleh buat saya takut melakukan hal yang lebih beresiko.Saya percaya, pengusaha hebat adalah mereka yang bukan tipe pengecut. Easy going, just go a head. Jika sukses bersyukur, gagal pun ok sajalah.: Mencegah Mati dengan Inovasi:
http://m.detik.com/read/2011/09/19/153328/1725544/1206/mencegah-mati-dengan-inovasi?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+detik%2FYXop+%28detikInet%29

Mangga Telkomsel Bakal Geser Dominasi Blackberry Internet Service? | Republika Online Mobile

Mangga Telkomsel Bakal Geser Dominasi Blackberry Internet Service? | Republika Online Mobile:
http://www.google.com/gwt/x?u=http%3A%2F%2Fwww.republika.co.id%2Fberita%2Ftrendtek%2Fgadget%2F11%2F09%2F14%2Flri30j-mangga-telkomsel-bakal-geser-dominasi-blackberry-internet-service&noimg=1Shared via Indonesia News for Android.

Beda Lebaran Simbol Perpecahan Pemimpin Islam

Senin (29/8) sore kami sekeluarga sampai di Pekalongan, kampung halaman dan tempat bermain semasa kecil. Hari itu merupakan hari indah bagi keluarga meskipun sebenarnya kami melewati perjalanan mudik yang sungguh luar biasa beratnya. Sewaktu buka puasa ibu menyiapkan lontong opor dan di atas lemari telah bertumpuk ratusan lontong dan ketupat. Kutanya pada ibu, "kok lontongnya banyak sekali, kalau lebaranya rabu gimana?". Spontan ibu menjawab dengan ketus "nggak mau. lebaran harus besok!". Pukul 20.00 wib kami menyaksikan di TV, Menteri Agama memimpin sidang itsbat dan memutuskan lebaran jatuh pada hari rabu. Kulirik ibu sambil tersenyum, sayang ibu justru membalas senyum dengan wajah amat masam tanda kekecewaan yang mendalam. Cerita belum berhenti, karena pagi harinya kami sekeluarga harus menelpon mertua di Jogja yang telah melaksanakan sholat ied di alun-alun kidul.


Kisah serupa pasti dialami oleh ribuan keluarga di negeri ini. Betapa kecewanya mereka, setelah mel…