Skip to main content

AS Curigai Bank Syariah Danai Teroris

Republika hari ini menulis berita dengan judul AS Khawatir Bank Syariah Inggris Biayai Teroris. Ditulis pada artikel tersebut, bahkan AS mencurigai dana Zakat telah dimanfaatkan oleh jaringan teroris. Oleh karenanya, AS telah meminta inggris untuk memantau secara ketat pengelolaan dan distribusi dana Bank Syariah di Inggris.

Jika informasi ini benar adanya, sungguh-sungguh menyedihkan. AS memang telah memberi merk kepada Islam sebagai kekuatan oposisi global yang destruktif. Dari lubuk hati yang dalam, saya berharap, semoga kaum islam sadar, bahwa islam adalah kekuatan oposisi global yang diperhitungkan, sehingga mereka tidak perlu cari muka, memohon sebagai teman, apalagi menyembah. Sebagai oposisi tangguh, islam perlu membuat differensiasi, memperkuat posisi dan suatu saat mampu melawan dan menguasai.

Tapi, mungkinkah? Rasanya tidak mungkin selama islam sendiri bertikai dan bermusuhan antar mazhab. Saya jadi berpikir, kenapa kita saling berselisih, bahkan untuk urusan sekecil doa qunut dan tahlilan. Saya yakin, hal ini terjadi karena ummat telah mengalami kesalahan yang strategis dan fatal dalam pemahaman agamanya. Kita sering ngomong bahwa agama adalah rahmat bagi semesta, namun nyatanya Agama diposisikan dalam ruang yang sempit.

Saya berpandangan, sudah waktunya para pemikir kembali berpikir, apa dan untuk apakah agama diturunkan, dan bagaimana agama mampu membentuk sikap ummatnya dalam peta kehidupan modern saat ini.

Comments

Popular posts from this blog

Ayat-Ayat Al-Quran Tentang TAKDIR

***57:22*** 22. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

***6:59*** 59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

***3:154*** 154. Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu [241], sedang segolongan lagi [242] telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah [243]. Mereka berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu (ha…

Penguatan Ekonomi Rakyat melalui Zakat (eBook)

Dalam komunitas global kita mengenal ekonomi kapitalis dan sosialis. Ekonomi kapitalis adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Sedangkan ekonomi sosialis adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah.

Komunitas domestik juga mengenal beberapa istilah ekonomi, seperti ekonomi gotong-royong dan sebagainya. Namun sesungguhnya, sejak jaman Rosulullah, Islam telah mengenalkan sistem ekonomi, yang mana pondasinya telah dibentuk melalui syariat zakat. 

eBook ini tidak menjelaskan sistem ekonomi, namun terbatas pada dasar-dasar syariat zakat yang mempunyai potensi dikembangkan menjadi pilar-pilar ekonomi rakyat. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Download di link berikut, GRATIS

Penguatan Ekonomi Rakyat …