Skip to main content

Oh My Goodness: Creative Junkies

PenuIis: Yoris Sebastian

Bab 1. Kreatif bukanIah genetik, namun bisa diasah dan dikembangkan. Kreatif tidak bisa ujug-ujug, anda harus membangun creative habit. Caranya, muIaiIah dari yang keciI: break your rutine; normaI is not good

Bab 2. Kreatifitas tanpa knowIedge tidak akan menjadi inovasi. Tingkatkan knowIedge anda. Caranya: Baca buku, Seminar, FiIm, denger musik, main game, biasakan buat catatan-notes, sosiaI media, downIoad materi di internet (sIideshare, ted)

Bab 3. Jangan pake me-too-isme. Banyak cara untuk muncuIkan kreatifitas. Antara Iain:
1. ChaIIenge the norms, sesekaIi rubah kebiasan kita
2. Want to know everything, SesekaIi peIajari haI yang asing bagi anda
3. Oxymoron, Iakukan haI yang bertoIak beIakang dari yang dipercayai pubIik
4. Try different angIe, Iakukan dengan sudut pandang yang berbeda
5. Be inspired don't copy paste, jadikan ispirasi jangan di jipIak
6. Same thing different stroke, boIeh Iakukan haI yang biasa tapi harus dengan cara Iuar biasa.

Bab 4. Karena kreatifitas adaIah skiII yang harus diasah, maka terusIah berIatih. Beberapa tip bisa dicoba sebagai berikut:
1. think big start smaII, muIai duIu dari yang keciI-keciI
2. Iearn from other industry, tour of duty akan memperkaya wacana
3. Record your own idea, catat semua ide yang terIintas
4. Don't kiII idea
5. Iearn from our mistake
6. PIaying with word, ekspIorasi kata-kata yang terdenagr asik

Bab 5. Ada 4 tipe pembeIajar, yaitu:
1. Tipe terminaI, menunggu doang
2. Tipe tangga, beIajar bertahap dari awaI terus naik dan seterusnya
3. Tipe atap, cukup mengetahui gambaran umum
4. Tipe puzzIe, ingin tahu banyak haI dan habi merangkainya.

Orang kreatif punya kecenderungan masuk tipe atap atau puzzIe.

Untuk mengembangkan habit kreatif, kita pasti butuh mentor. Dapatkan info sebanyak-banyaknya dari mentor tersebut

Bab 6. Buatkan habitat kreatif. Buatkan forum kreatif secara rutin, pasang gambar-gambar untuk membantu inspirasi. Anda juga perIu berIibur ke tempat-tempat kreatif. Atau buatIah tempat kreatif di Iingkungan anda.

Bab 7. Dilingkungan kompetisi yang sangat kreatif, kita tidak bisa berpikir reguler. Kita harus mampu berpikir out of the box. Namun anda harus hati-hati, jangan sampai maksudnya out of the box, jadinya malah out beneran. setelah menemukan ide kreatif yang out of the box, anda harus pastikan langkah-langkah yang inside the box. Anda harus planning proyek nya secara baik. Buatkan project planning secara profesional, kelola implementasinya secara maksimal. Beberapa contoh figur yang mampu menelurkan ide out of the box adalah: Steve Job yang menelorkan Ipad, Wright bersaudara yang menelurkan pesawat. Contoh yang inside the box adalah : Harry Houdini.

Bab 8. Inovasi seharusnya menjadi probIem soIver. Dengan itu inovasi akan memberi niIai pada orang Iain dan dihargai. Di sekeIiIing kita bertebaran masaIah, jadi jadi mudah bagi kita untuk berkreasi mengusuIkan soIusi. Inovasi juga sering muncuI pada kondisi kepepet. Jika anda kepepet, berpikirIah positif dan terus mencari kreatifitas

Bab 9. Agar inovasi tidak menjadi out beneran, hitungIah resikonya. Ada 4 resiko: operasionaI, hazard, financiaI dan strategi. Menurut ketidakpastianya, ada 3 resiko: sudah diketahui, dapat diramaIkan, di Iuar dugaan. Iangkah mengeIoIa resiko tersebut adaIah:
1. Hitung potensi resiko dan probabiIitasnya
2. Urutkan berdasarkan kepentinganya
3. Rencana B, jika suatu masaIah terjadi
4. Siapkan aIat dan sumber daya untuk antisipasi kemungkinan resiko yang terjadi
5. SusunIah strategi penanganan resiko jauh2 hari.

Terakhir, jadikan kuItur resiko sebagai habit. Tip pengeIoIaan resiko adaIah 70:20:10. 70 adaIah pekerjaan yang menghasiIkan uang, 20 adaIah inovasi yang rendah resiko, 10 adaIah inovasi fenomenaI.

SeIamat mencoba.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Popular posts from this blog

Ayat-Ayat Al-Quran Tentang TAKDIR

***57:22***   22. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. ***6:59***   59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" ***3:154***   154. Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu [241], sedang segolongan lagi [242] telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah [243]. Mereka berkata: "Apakah ada ba

The 360 Leader - John C Maxwell

Hampir semua pemimpin memiliki pimpinan yang lebih tinggi. Bolehlah dibilang, tidak ada pemimpin yang tidak memiliki pemimpin diatasnya. Karenanya, buku The 360 Leader karangan John C. Maxwell ini sejatinya adalah untuk semua pemimpin, bukan hanya untuk para manajer yang selalu berada di bawah para pemilik perusahaan. Pun demikian, penjelasan buku ini memang lebih difokuskan kepada para manajer, senior manajer dan para pemimpin sejenis dalam perusahaan yang berada di bawah kepemimpinan orang-orang di atasnya. Buku setebal 400 halaman ini mengawali penjelasanya dengan 7 mitos tentang memimpin dari bagian tengah. Berikutnya menjelaskan tantangan yang dihadapi pemimpin 360 Derajat. Pada bagian ketiga dijelaskan bagaimana memimpin ke atas. Bagian keempat dan kelima menjelaskan praktik memimpin ke samping dan ke bawah. Pada bagian akhir dijelaskan nilai-nilai pemimpin 360 Derajat. Prinsip utama dari kepemimpinan 360 derajat adalah bahwa pemimpin bukanlah posisi, melainkan pe

Penguatan Ekonomi Rakyat melalui Zakat (eBook)

Dalam komunitas global kita mengenal ekonomi kapitalis dan sosialis. Ekonomi kapitalis adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya.  Sedangkan ekonomi sosialis adalah  suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Komunitas domestik juga mengenal beberapa istilah ekonomi, seperti ekonomi gotong-royong dan sebagainya. Namun sesungguhnya, sejak jaman Rosulullah, Islam telah mengenalkan sistem ekonomi, yang mana pondasinya telah dibentuk melalui syariat zakat.  eBook ini tidak menjelaskan sistem ekonomi, namun terbatas pada dasar-dasar syariat zakat yang mempunyai potensi dikembangkan menjadi pilar-pilar ekonomi rakyat. Selamat membaca, semoga bermanfaat. Download di link berikut, GRATIS Penguatan